Showing posts with label modul. Show all posts
Showing posts with label modul. Show all posts

Wednesday, 21 February 2018

RFID EM18 Reader Dengan FTDI

arduinopedia.com - RFID EM18 Reader Dengan FTDI 
Pada Tutorial arduinopedia kali ini akan menjelaskan konsep kerja RFID EM18 Reader Board Dengan FTDI Basic Programmer. Frekuensi radio adalah proses identifikasi otomatis yang digunakan untuk mentransmisikan data antara kartu RFID dan pembaca RFID dengan bantuan medan elektromagnetik frekuensi radio. Kartu RFID adalah perangkat yang terbiasa menyimpan data yang terkait dengan barang, orang, buku, hewan, dan lain-lain. Kartu RFID adalah jenis beberapa tag dapat digunakan di dekat RFID Reader dan beberapa dapat membaca dari jarak jauh jauh.
Ada berbagai macam sistem RFID di pasar industri yang terdiri dari antena, transceiver dan transponder. Sistem ini beroperasi pada rentang frekuensi yang berbeda seperti frekuensi rendah (30-500 kHz), frekuensi tengah (900-1500 kHz) dan frekuensi tinggi (2,4-2,5ghz).
Modul EM18 RFID Reader adalah modul yang paling sering digunakan untuk Proyek Identifikasi Frekuensi Radio. beberapa fiturnya adalah Biayanya murah, Ukuran Kecil, Konsumsi Daya Rendah dan Mudah Digunakan.

Hardware dibutuhkan

  • FTDI 1
  • Modul pembaca RFID EM 18 1

RFID EM 18 papan Reader dengan spesifikasi Serial interfacing: 
  1. Bisa langsung berinteraksi dengan FTDI Basic Programmer.
  2. Modul EM18 dapat dilepas.
  3. Speedy membaca tag / kartu.
  4. Suara Bip setelah membaca sucessful.

Koneksi



Keluaran

Setelah koneksi terbuka Arduino IDE. Pergi ke alat pilih Arduino / Genunio UNO papan dan port daripada meng-upload kode kosong.Setelah mengunggah membuka monitor serial Arduino dan menetapkan baud rate 9600.Than tempatkan tag RFID pada RFID EM 18 modul pembaca Anda akan menampilkan tag id pada serial monitor.


Saturday, 11 November 2017

Driver Motor L293D , definisi dan cara penggunaanya

arduinopedia.com – Driver Motor L293D , definisi dan cara penggunaanya
pada kesempatan kali ini  arduinopedia akan membahas tentang Driver Motor L293D yang admin ambil dari sumber kelas-fisika.com YANG menjelaskan bagaimana cara mengendalikan motor DC dengan menggunakan L293D IC Motor Driver dengan Arduino. dipasaran banyak sekali jenis dan desain dari modul L293D yang pada dasarnya memiliki kesamaan fungsi. gambar di bawah adalah contoh berbagai jenis desain modul dari Driver motor L293D.

1. Pendahuluan

Driver Motor adalah modul untuk motor yang memungkinkan Anda mengontrol kecepatan kerja dan arah dua motor secara bersamaan. Driver Motor ini dirancang dan dikembangkan berdasarkan IC L293D.
L293D adalah IC Driver Motor dengan banyaknya Pin sebanyak 16. Ini dirancang untuk memberikan arus penggerak bidirectional pada tegangan dari 5 V sampai 36 V.

1.2 Hardware yang dibutuhkan

  • Arduino UNO 1 buah
  • Motor Driver 1 buah
  • DC Motor 2 buah
  • Female to Male Jumper wire 8 kabel
  • 9-12V Battery

1.3 Skema Pin IC L293D

L293D adalah IC 16 pin, dengan delapan pin di setiap sisi, untuk mengendalikan dua motor DC secara bersamaan. Ada 4 pin INPUT, 4 pin OUTPUT dan 2 ENABLE pin untuk masing-masing motor.

Pin 1: Saat Enable 1 / 2 HIGH, Bagian kiri IC akan bekerja, motor terhubung dengan pin 3 dan pin 6 akan diputar.
Pin 2: Input 1, bila pin ini HIGH arus akan mengalir meski output 1.
Pin 3: Output 1, pin ini terhubung dengan satu terminal motor.
Pin 4/5: pin GND
Pin 6: Output 2, pin ini dihubungkan dengan satu terminal motor.
Pin 7: Input 2, bila pin ini HIGH arus akan mengalir meski output 2.
Pin 8: VSS, pin ini digunakan untuk memberi power supply ke motor yang terhubung dari 5V sampai 36V maksimal tergantung Motor yang terhubung.
Pin 9: Bila Enable 3/4 HIGH, Bagian kanan IC akan bekerja, motor terhubung dengan pin 11 dan pin 14 akan diputar.
Pin 10: Input 4, bila pin ini HIGH arus akan mengalir meski output 4.
Pin 11: Output 4, pin ini dihubungkan dengan satu terminal motor.
Pin 12/13: pin GND
Pin 14: Output 3, pin ini dihubungkan dengan satu terminal motor.
Pin 15: INPUT 3, bila pin ini HIGH arus akan mengalir meski output 3.
Pin 16: VCC, untuk suplai daya ke IC i.e 5V.

2. Koneksi dengan Arduino

1. Modul 5V (VCC) – Arduino 5V.
2. Modul GND – Arduino GND.
3. Modul 1 – Arduino D8.
4. Modul 2 – Arduino D9.
5. Modul 3 – Arduino D10.
6. Modul 4 – Arduino D11.
7. Modul Motor terminal – motor DC.
8. Modul VSS power terminal- Sumber daya eksternal 9V
Buatlah koneksi seperti ditunjukkan di atas.
Pastikan bahwa jumper sudah diatur pada Enable pin 1-2 dan Enable pin 3-4 modul, sehingga motor akan diaktifkan dan bekerja dengan kecepatan maksimal.

2.1. Mekanisme Kerja

Rotasi motor tergantung pada Enable Pins. Bila Enable 1/2 adalah HIGH, motor yang terhubung ke bagian kiri IC akan berputar sesuai dengan cara berikut:

Input Output Hasil
0 0 Stop
0 1 Anti Clockwise
1 0 Clockwise
1 1 Stop


3. Pemrograman:

Berikut adalah kode untuk menjalankan rangkaian ini.


//Tutorial by kelas-fisika cara mengontorl motor DC

//Motor A
const int inputPin1  = 10;    // Pin 15 of L293D IC
const int inputPin2  = 11;    // Pin 10 of L293D IC
//Motor B
const int inputPin3  = 9;   // Pin  7 of L293D IC
const int inputPin4  = 8;   // Pin  2 of L293D IC


void setup() 
{
    pinMode(inputPin1, OUTPUT);
    pinMode(inputPin2, OUTPUT);
    pinMode(inputPin3, OUTPUT);
    pinMode(inputPin4, OUTPUT);  
}

void loop() 
{
    digitalWrite(inputPin1, HIGH);
    digitalWrite(inputPin2, LOW);
    digitalWrite(inputPin3, HIGH);
    digitalWrite(inputPin4, LOW);  
}


4. Keluaran / Output

Setelah koneksi anda akan copy dan paste kode ini di Arduino IDE dari pada upload kode. Kedua motor tersebut akan mulai berputar.